Ini Dia Penyebab Gejala Dan Cara Mengobati Penyakit Frambusia

Ini Dia Penyebab Gejala Dan Cara Mengobati Penyakit Frambusia

FRAMBUSIA

Ini Dia Penyebab Gejala Dan Cara Mengobati Penyakit Frambusia – Frambusia adalah suatu infeksi bakteri jangka panjang (kronis) yang paling sering mengenai kulit, tulang, dan sendi. 

Gejala yang umum dari penyakit frambusia adalah:

  • Satu pertumbuhan seperti raspberry yang gatal pada kulit (frambesioma), biasanya di kaki atau bokong, yang akhirnya menimbulkan kerak kuning tipis
  • Pembengkakan kelenjar getah bening (kelenjar bengkak)
  • Ruam yang membentuk kerak cokelat
  • Nyeri tulang dan sendi
  • Benjolan atau kutil yang menyakitkan pada kulit dan pada telapak kaki
  • Pembengkakan dan kerusakan wajah (pada frambusia stadium akhir)

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter.

penyebab yaws?

Frambusia disebabkan oleh subspecies Treponema pallidum, bakteri yang menyebabkan sifilis, penyakit menular seksual. Namun, penyakit ini tidak ditularkan secara seksual. Selain itu, tidak seperti sifilis, frambusia tidak berpotensi menyebabkan kerusakan jangka panjang pada jantung dan sistem kardiovaskular. Penyakit ini hampir selalu ditularkan melalui kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi.

Yaws paling banyak mengenai anak-anak di daerah pedesaan tropis yang hangat, seperti Afrika, kepulauan Pasifik Barat, dan Asia Tenggara. Biasanya, penyakit ini menyerang anak-anak di antara usia 2 dan 5 tahun, terutama mereka yang sering mengenakan pakaian terbuka, sering mengalami cedera kulit, dan tinggal di daerah dengan kebersihan yang buruk.

pengobatan

Orang dengan penyakit frambusia biasanya diobati dengan satu suntikan penisilin, diberikan dalam berbagai dosis bergantung pada usia pasien. Jika Anda alergi terhadap obat-obatan yang mengandung penisilin (dijual dengan banyak nama merek), dokter dapat mengobati Anda dengan azithromycin, tetracycline, atau doxycycline.

Baca Juga : Ini Dia Penyebab Gejala Dan Cara Mengobati Gigitan Lebah

Frambesioma biasanya dapat sembuh dengan cepat dan tanpa pengobatan. Biasanya, sembuh sendiri dalam enam bulan. Pada stadium kedua dan ketiga, ruam dan lesi lebih parah juga bertahan lama. Tanpa pengobatan, gejala dapat kembali setelah bertahun-tahun.

Jika Anda telah terkena kontak dekat dengan seseorang yang memiliki penyakit ini, dokter dapat mengajurkan Anda untuk menerima penisilin atau antibiotik lainnya untuk mencegah infeksi.

Ramuan Untuk Mengobati

Ramuan 1

 Bahan

  • Akar kangkung 1/4 genggam
  • Air bersih 3 gelas

Cara meramu

  • Akar kangkung diambil, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 3/4-nya. 
  • Setelah dingin, udara rebusan disaring. 
  • Aturan pakai Minum air rebusan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. 

Ramuan 2

 Bahan

  • Kulit batang jambu air 4 jari
  • Madu air bersih 5 gelas

Cara meramu

  • Cuci kulit batang jambu udara, lalu dipotong-potong. 
  • Rebus dengan air bersih 5 gelas hingga tersisa 1/2-nya. 
  • Setelah dingin, udara rebusan disaring. 
  • Aturan pakai Minum air rebusan bersama madu 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Sumber : Arief Hariana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Ini Dia Penyebab Anda Sering Mengalami Gangguan Panik

Ini Dia Penyebab Anda Sering Mengalami Gangguan Panik

Gangguan Panik Gangguan panik adalah kondisi yang tergolong ke dalam gangguan kecemasan yang ditandai dengan terjadinya serangan panik secara tiba-tiba, kapan dan di mana saja, serta dialami berulang-ulang. Baca juga : Ini Dia Gejala Dan Pengobatan Neuropati Serta Cara Pencegahannya Gejala Gangguan Panik Gejala gangguan ini umumnya mulai dialami di akhir masa remaja atau di awal […]

Ini Dia Gejala Dan Pengobatan Neuropati Serta Cara Pencegahannya

Ini Dia Gejala Dan Pengobatan Neuropati Serta Cara Pencegahannya

Neuropati Neuropati adalah kerusakan saraf yang diakibatkan oleh berbagai kondisi seperti diabetes dan bahkan perawatan seperti kemoterapi. Ketika neuropati hanya menyebabkan kerusakan pada satu saraf, kondisi tersebut dikenal dengan sebutan mononeuropathy. Namun, yang paling sering terjadi adalah beberapa saraf juga ikut terpengaruh, sehingga kondisi ini disebut juga sebagai polyneuropathy. Gejala polyneuropathy tergantung pada apakah ada […]

Shares
error: Content is protected !!